Kamis, 20 Desember 2012

Kejuaraan KEJURPROV Shorinji Kempo 2012

Kejuaraan KEJURPROV diadakan oleh pengda PERKEMI Bali sebagai kalender rutin tahunan yang diselenggaran selama 2 hari yaitu Sabtu dan Minggu tanggal 15 dan 16 Desember 2012. Peserta kejuaraan datang dari seluruh dojo-dojo yang tersebar di seluruh Bali,kira-kira 500 kenshi ikut serta dalam kejuaraan ini. Kejuaraan kali ini memakai kelompok umur dari pemula,remaja,hingga dewasa dibawah 25 th. Tujuan nya adalah untuk menyaring bibit atlet muda berbakat yang diproyeksikan untuk turun di PON mendatang.
Dari hasil kejuaran peta kekuatan masih didominasi dari kenshi-kenshi asal Gianyar, Denpasar,dan Singaraja.
Untuk kabupaten Badung diwakili oleh beberapa dojo,diantaranya Dojo Persada, Dojo Taman Sekar,Dojo The Vira,dojo Imanuel dan Dojo UN.MASkami ikut serta dalam kejuaraan ini dengan menurunkan beberapa atlet,sebagai ajang pemanasan untuk persiapan PORPROV BALI Th.2013 mendatang.


Team Dojo Persada

Team Dojo Unmas




Selasa, 13 Desember 2011

Pembukaan Dojo Baru di Perkemi Kab.Badung

Hari ini Selasa 13 Desember 2011, kami keluarga besar PErkemi Kab.Badung menghadiri latian gabungan seluruh kenshi Kab.Badung dalam rang ka perayaan pembukaan Dojo baru yang bertempat di hall Restoran Jak Resto Jl.Sunset Road Kuta. Acara di mulai pk. 16 :00 yang dihadiri juga oleh jajaran pengurus PERKEMI Ka. Badung antara lain Senpai Karim, Senpai Dewa, Senpai Wahyu, Senpai Sanjaya dll.

Dojo baru ini terbentuk atas prakarsa dari Senpai Cuk Taruna yang memakai hall restoran Jak Resto sebagai tempat latihan. Diharapakan dengan terbentuknya Dojo yang baru ini akan lebih mempermudah koordinasi dan keakraban para kenshi khususnya kenshi Badung, jadwal latihan nya setiap hari Minggu jam 09 :00 pagi .
Di mana saat jadwal tersebut diharapkan seluruh kenshi yang berasal dari semua dojo yang ada di Kab. Badung agar bisa hadir dan tidak menutup kemungkinan juga para kenshi yang mau ikut latian gabungan dipersilahkan untuk datang . Untuk saat ini di Kabupaten Badung ada beberapa dojo antara lain : Dojo Persada (pemadam kebakaran ), Dojo Taman Sekar, Dojo Univ. Saraswati, dan Dojo Mercure.

Minggu, 11 Desember 2011

Pelajaran WAZA ke 1 DAN

sangoken Sango(u) Ken Harai uke geri



tenoken Tenno(u)u Ken Furiten ni Keriten san Tsukiten san

kakuritsu Kakuritsu Ken Kintekigeri hizauke namigaeshi Gyakugeri hizauke namigaeshi Mawashigeri sanbou uke namigaeshi

ryuoken Ryu(u)o(u) Ken Katate oshi nuki Morote juuji nuki Nidan nuki Morote hiki nuki
ryukaken Ryu(u)ka Ken Maki gote Katate oshigote Ryoute oshigote Kotemaki gaeshi Morote juujigote
kongoken Kongo(u) Ken Mae tenbin gatame Kannuki gatame


Pelajaran WAZA ke KYU 1

                              WAZA ke KYU 1
nioken Nio(u) Ken Sotouke duki Sotouke geri Soto oshiuke duki Kusshin duki Kusshin geri
ryuoken Ryu(u)o(u) Ken Jouhaku nuki Oshi kiri nuki Sode nuki Eri nuki
ryukaken Ryu(u)ka Ken Uragaeshi nage



rakanken Rakan Ken Sode maki Sode dori Sodemaki tenbin Jouhaku dori Kata munaotoshi
Ude maki Eri juuji


Pelajaran WAZA ke KYU 2

                                WAZA ke KYU 2
nioken Nio(u) Ken Uchiuke geri Tenshin geri



sangoken Sango(u) Ken Han tenshin geri Yoko tenshin geri Juuji uke geri


byakuren Byakuren Ken Tsubame gaeshi Chidori gaeshi



ryuoken Ryu(u)o(u) Ken Kiri nuki Juuji nuki Gasshou nuki Kirikaeshi nuki Sankaku nuki
ryukaken Ryu(u)ka Ken Ryoute okurigote Okuri yoko tenbin Juujigote Ryaku juujigote Ryoute juuji gote Kirigote
kongoken Kongo(u) Ken Ura gatame Juuji gatame



Pelajaran WAZA ke Kyu 3


                   WAZA ke KYU 3 ( Sabuk Hijau )
nioken Nio(u) Ken Ryusui geri Uwauke duki Uwauke geri Uchiuke duki
sangoken Sango(u) Ken Shita uke geri Shita uke jun geri

tenoken Tenno(u)u Ken Tsuikiten ichi


ryuoken Ryu(u)o(u) Ken Kote nuki Katate yori nuki Ryoute yori nuki Maki nuki
ryukaken Ryu(u)ka Ken Gyakugote Katate okurigote Okuri maki tenbin
kongoken Kongo(u) Ken Ude juuji gatame Mae yubi gatame Tachi gasshou gatame

Kamis, 08 Desember 2011

Kenshi Yang Bening-bening

Teman2 semua..ni kenshi dri Jepang lho namanya Kaori Kurita.. btw klo di dojo kita ada yg bening2 kya gini,dijamin dehh tiap jadwal latian pasti pada ramee yaaa yg latian.. he.he.he.
http://profile.ameba.jp/kurisuke129/

Final Randori Indonesia VS Laos , Palgunadi atlet Bali meraih perak ( video ke 2 )

Bagi sodara2 kenshi yg belum sempet liat partai final Randori antara Palgunadi atlet INA dari Bali VS Atlet Laos.. Silahkan di tonton di sini
Silahkan kasi koment nya tentang pertandingan tersebut :)

Rabu, 07 Desember 2011

Shuho

Shuho sebagai elemen fundamental dalam juho wazza, bukan hanya sebagai bentuk pertahanan awal dalam menghadapi serangan akan tetapi juga menempatkan diri dalam posisi yang menguntungkan dalam menghadapi serangan.

Shuho pada dasarnya memfokuskan pada membawa bagian yang diserang (dipegang, dipeluk, dicekik, etc) dekat pada tubuh sehingga menjadi satu kesatuan dalam menghadapi serangan, teknik ini memberikan keunggulan postur yang menghasilkan efisiensi dalam menghadapi serangan.

Menghadapi lawan yang menangkap kemudian memegang salah satu bagian tubuh kita, jika kita mendekatkan/merapatkan tangan ke tubuh tanpa melawan energi yang dialirkan oleh lawan dan membentuknya (dengan menggunakan gerak tubuh dan tai sabaki) dalam sudut tertentu dan energi relatif sedikit kita dapat mematahkan serangan lawan dan mengeksekusinya dalam bentuk juho wazza.

Unsur-unsur dalam shuho:
1. Kagite (Sudut Siku)

Sudut yang tepat sangat penting dalam aplikasi shuho, penggunaan tai sabaki sangat krusial dalam prosesnya. Hal ini untuk menghindari terjadinya power vs power dengan lawan.
Dalam kasus kote (kote nuki wazza), dengan merapatkan tangan dengan tubuh dan "mengunci" posisi tangan lawan pada posisi sejajar dengan tangan kita. Dengan menjaga posisi itu lakukan kuruma nori kita dapat mematahkan serangan lawan.

2. Furiko No Ri (Prinsip Pendulum)

Menghadapi serangan berupa tangkapan atau pegangan, kecenderungan lawan untuk mengkompensasi energi yang kita gunakan untuk melawan melalui pergerakan siku. Dengan memanfaatkan kagi te kita dapat memanipulasi pundak lawan sebagai sumbu pivot (pendulum) dan mengarahkan energi dengan kuruma no ri untuk mengeksekusi juho wazza.

3. Kinkotsu No Ri (Prinsip Otot dan Tulang)

Kinkotsu no ri adalah cara untuk mengunci postur lawan. Ketika kita membentuk sudut (kagi te) dan menguncinya dalam postur yang tepat. Pada umumnya lawan secara refleks lawan juga ikut mengunci lengan dan pundaknya untuk mengkompensasi gerakan jika kita mencoba untuk menariknya. Hal ini memberikan kesempatan kita untuk mengarahkan energi ke arah pundak lawan dengan memanfaatkan hazumi no ri dan mengeksekusi juho wazza.

4. Tai Sabaki (Gerak Langkah)
Penguasaan tai sabaki dalam shuho merupakan salah satu bagian krusial. Tanpa tai sabaki untuk membentuk sudut dalam shuho pada banyak kasus menjadi power vs power. Untuk itu penguasaan tai sabaki antara lain yang paling penting dalam mengeksekusi juho wazza adalah ni soku tenkai dan san soku tenkai mutlak untuk dikuasai.

Kagi Te Shuho

Kote nuki merupakan juho wazza dasar yang kita pelajari. Aplikasi shuho dalam wazza ini adalah kagi te shuho. Kagi te shuho dilakukan secara simultan disaat kita melakukan meuchi / zuki untuk mengecoh lawan. Penggunaan prinsip kagi te, kin kotsu nori dan furiko no ri yang tepat memudahkan kita "mengontrol" serangan lawan yang membuat counter menjadi dua kali lebih efektif dan efisien.

Dengan menjaga posisi kote dan tubuh sebagai satu kesatuan merupakan prinsip dasar dalam aplikasi shuho. Dengan kote sebagai sumbu axis, sedikit usaha dalam bentuk kuruma no ri sudah dapat melepaskan kote dari genggaman lawan.

Sankaku Shuho

Pada gambaran diatas bisa dikatakan sudah terlambat untuk membentuk kagi te shuho dimana lawan berusaha untuk memuntir tangan kita dalam posisi morote. Dengan meletakkan tangan disamping badan dan menjatuhkan pundak (mendongkrak) ke bawah, kita dapat melepaskan genggaman lawan. Aplikasi shuho ini dapat kita lihat salah satunya yang paling sedrhana adalah pada wazza sankaku nuki.

Tsuitate Shuho

Pada bentuk serangan diatas lawan dalam posisi morote berusaha untuk menarik tangan kita kebawah, membuat kita kesulitan untuk melakukan kagite ataupun sankaku shuho. Untuk menetrailisirnya kita melakukan tsuitate shuho, yaitu dengan tai saibaki mendekat kearah lawan dan secara simultan merapatkan tangan ke tubuh. Luruskan tangan dan seketika tegakkan badan (usahakan diatas pundak lawan) dan kemudian jatuhkan (dongkrak) vertikal ke bawah. Gerakan menegakkan dan menurunkan tubuh secara simultan memberikan momentum dan keuntungan dari keunggulan dan kestabilan postur bagi kita. Hal ini memberikan efisiensi power bagi kita saat kita melepaskan genggaman lawan. Aplikasi shuho ini dapat kita ditemukan pada wazza zuki nuki.

Choji Shuho

Choji Shuho digunakan pada lawan berusaha menyerang dengan menekan titik choji pada tangan. Yaitu dengan merentangkan jari2 kemudian bentuk kagite dan lakukan counter.

Hagai Shuho

Hagai shuho diaplikasikan menghadapi serangan kuncian lawan dari belakang dengan menyelipkan tangan melewati ketiak dan menguncinya di leher kita (hagai jime). Untuk merespon serangan ini dengan menumpangkan salah satu tangan kita diatas tangan lawan kemudian dongkrak dengan menggunakan tubuh bagian atas untuk merusak keseimbangan lawan dan counter dengan juho wazza


Yahazu Shuho

Yahazu suho digunakan untuk menghadapi serangan pelukan dari belakang dengan posisi tangan kita didalam (bear hug). Untuk merespon serangan ini dengan memegang menggandengkan kedua tangan kita dan secara simultan mengembangkannya menggunakan bahu kemudian bungkukkan badan ke depan dan nage.

Konoha Shuho

Konoha shuho adalah bentuk pertahanan awal menghadapi serangan lawan yang berusaha untuk menggengam jari2 kita. Bentuk shuho ini cukup sederhana, yaitu saat lawan berusaha menggengam jari2 kita sesegera mungkin menutup (mengepalkan) jari2 kemudian mencounter lawan.

Kubijime Shuho
Kubijime shuho digunakan untuk menghadapi serangan lawan berupa cekikan (kubijime). Respon yang digunakan cukup sederhana adalah dengan merapatkan kepala dengan leher kemudian counter.


http://www.kaskus.us/showthread.php?t=868056&page=176

SO EN ( Lambang Shorinji Kempo )


SO EN
SO (enso/Lingkaran) EN (pasangan/sepasang)
digambarkan saling bertautan diartikan sebagai harmoni antara yin-yang, kekuatan dan cinta kasih.
pelindung (bunga?) diartikan sebagai pelindung/pembela kebenaran dan keadilan.
4 titik merupakan simbol dari bumi (bawah) dan langit (atas), kasih sayang (kiri) dan kekuatan (kanan).
Lingkaran diekspresikan sebagai salah satu bentuk (akhir) dari manji.
Manji diartikan sebagai sebuah awal, akar kehidupan, harmoni alam yang mengalir. Omote Manji (lingkaran putih) melambangkan cinta dan kasih sayang, dan Ura Manji (lingkaran hitam) melambangkan kecerdasan dan kekuatan/kekuasaan.
Elemen2 tersebut disatukan, sejalan dalam satu kesatuan yang merupakan dasar dalam pemikiran dan tindakan manusia dalam menjalani kehidupan.
yang tidak lain adalah inti dari Shorinji Kempo yaitu "Riki Ai Funi"
"Kekuatan tanpa kasih sayang adalah kezaliman, kasih sayang tanpa kekuatan adalah kelemahan".


http://www.kaskus.us/showpost.php?p=362448391&postcount=3447

Wawancara Dengan Sensei Indra Kartasasmita, salah satu tokoh yang membawa Shorinji Kempo ke Indonesia


Indra Kartasasmita
Anggota Dewan WSKO
Pelatih Resmi WSKO
Anggota Dewan Kehormatan, dan Ketua Dewan Guru PERKEMI

Persaudaraan Bela Diri Kempo Indonesia (PERKEMI) memiliki lebih dari 50.000 kenshi , yang membuatnya sebagai Federasi Beladiri Kempo terbesar kedua setelah Jepang. Sensei Indra Kartasasmita adalah Anggota Dewan Kehormatan, dan Ketua Dewan Guru PERKEMI Periode 2010-2014, serta Anggota Dewan WSKO. Yang lebih penting adalah, beliau adalah salah satu orang yang membawa dan menebarkan Benih Shorinji Kempo di Indonesia.

Sensei Indra: Indonesia tidak memiliki peraturan hukum yang memperhatikan olahraga. Saya hendak membuat system yang menjamin kehidupan bagi atlet setelah mereka pensiun dari olahraga atau karena cedera. Kami menginginkan peraturan hukum untuk mendukung atlet yang berprestasi. Itulah yang kami bicarakan dalam komite yang beranggotakan Anggota DPR, dimana saya menjabat Ketua.

-Bagaimana anda mengenal Shorinji Kempo?

Sensei Indra: Saya kuliah di Tenri University dan Doshisha University Graduate School. Saya belajar Judo, Karate,dan Iaido juga. Suatu hari, Ginanjar (Sensei Ginandjar Kartasasmita),salah satu teman saya yang juga belajar di Jepang, meminta untuk dibanting. Jadi saya pun mencobanya,tapi malah saya yang terbanting. Saya menanyakan budo (beladiri) apa itu, dan jawabnya RAHASIA. Sungguh menyebalkan!

Setelah itu saya mengetahui bahwa teknik yang dipakai di saya adalah Shorinji Kempo, dan menemukannya di Kyoto Bersuin, dimana Kaisho dan para Sensei lainnya mengajar.

Kaisho mengajar disana tiap 5-7 hari perbulan. Beliau menggunakan tekniknya ke saya, dan ketika saya berkata “itai yo, itai yo (itu sakit)”, beliau pun berkata, “Lihat teknik inipun berfungsi kepada orang asing.”

Sekeras apapun latihannya, Sensei Indra datang ke dojo seawal mungkin dan baru pulang setelah yang lainnya pulang. Setelah latihan,dimana Kaisho menggunakan tekniknya kepada Sensei Indra, Kaisho pun berkata ”Tangan dan kakimu pasti sakit sekali”, dan kaisho pun mentraktir Sensei Indra semangkok mie udon. Kata-kata yang bersahabat dari Kaisho “Kamu Suka?” menyentuh hati Sensei Indra yang paling dalam.

-Apakah anda mengingat kata-kata yang paling jelas dikatakan Kaisho Kepada anda?

Sensei Indra: Kaisho secara berulang-ulang berkata kepada saya “Kuasai Shorinji Kempo dan sebarkan di Indonesia.” Itu bukan untuk diri saya pribadi, melainkan untuk Indonesia.

Pada 30 September 1965, terjadi percobaan Kudeta, oleh Partai Komunis Indonesia. Kudeta itu tidak berhasil, namun rakyat merasa tidak aman. Para pemuda merasa kecewa. Dalam keadaan semacam itulah Sensei Indra mulai mengajarkan Shorinji Kempo di Indonesia


Sensei Indra: Para pemuda pada masa itu cenderung membentuk geng preman. Pada saat saya melewati suatu taman, ada sekelompok geng preman datang dan mengepung saya. Saya membuat lingkaran dengan garis tengah sekitar 3meter di tanah, dan menantang mereka untuk masuk dan melawan saya satu lawan satu. Saya menunggu dalam Taiki Gamae. Ketika salah satu preman meraih tangan saya, saya menggunakan Gyaku Gote, lalu dilanjutkan Ura Gatame. Lalu saya berkata kepada preman yang lain, kalau dia bisa mati kalau diteruskan.

Dua dari para preman tersebut menjadi murid dari Sensei Indra. Sensei Indra membuat mereka berjanji untuk tidak berbuat jahat lagi dan mengijinkan mereka menjadi pengikutnya. Kenshi-kenshi baru tersebut sesekali menunjukkan tabiat preman mereka. Pada saat-saat tersebut, Sensei Indra mengingatkan mereka dengan kata-kata kasar, sampai dengan mereka tidak menunjukkan tabiat buruk mereka, dalam perkataan.


Sensei Indra: Indonesia adalah Negara dengan umat Islam sebagai mayoritas. Saya sering berkatakata-kata yang sangat menghina seperti “Kamu babi!”. Lalu saya pun memberikan wejangan yang panjang kepada mereka. Mereka memerlukan pelajaran yang tegas agar dapat menerima apa yang hendak saya yakinkan kepada mereka.

Keadaan ini mirip dengan Jepang saat mereka kalah dalam perang Pasifik

Sensei Indra tidak mengijinkan Kenshi untuk menunjukkan teknik Shorinji Kempo kepada orang lain sebelum Kenshi tersebut mencapai Kyu-III. Beliau menjaga teknik tersebut sebagi rahasia, sehingga orang yang belajar Shorinji Kempo bangga dengan apa yang telah mereka pelajari. Ketika kenshi mencapai Kyu-III kenshi tersebut diperbolehkan membawa teman mereka, namun dibatasi hanya satu atau dua orang saja.


Sensei Indra: Anda mungkin bertanya-tanya kenapa kami menjaganya sangat rapat dan rahasia. Salah satu alasannya adalah kami bisa saja dilarang untuk belajar Kempo, jika ada seseorang membawa orang komunis untuk menjadi anggota kami.

Sistem semacam ini terus berlangsung hingga angkatan Kenshi ke-enam.

Sambil mengajarkan filosofi Shorinji Kempo, beliau menambah anggota sedikit demi sedikit. Salah seorang anggota awalnya saat ini menjabat menjadi President dari sebuah Bank Jerman.

Sensei Indra: Di Indonesia ada semacam ungkapan, jika kamu berkata akan membangun rumah, maka bangunlah rumah itu. Ini adalah perwujudan dari akutalisasi diri. Saya berkata kepada Kenshi saya, jika mereka akan lulus ujian, maka mereka akan lulus. Tetapi saya tidak menerima sifat arogan.

Ketika seorang Kenshi lulus ujian, dia akan dilempar ke lumpur, bukan malah diberi ucapan selamat. Sebab, jika saya ucapkan selamat kepadanya, dia akan berhenti berlatih.

Tradisi semacam ini berlangsung hingga kini.

Tradisi ini terjadi pada hari terakhir Gashuku. Setelah menerima kenaikan tingkat, semua Kenshi Laki-laki yang lulus, disuruh membuka dogi atas mereka, diperintahkan untuk tidur terlentang, dan dicambuki dengan obi oleh sempaimereka. Mereka diperintahkan untuk sit up, sementara Kenshi senior menginjak tubuh mereka. Terdengar teriakan dimana-mana.

Tetapi,jika kita perhatikan, walaupun mereka berteriak, para kenshi yang lulus ujian tersebut tersenyum, dan semua pihak menikmati upacara yang gila-gilaan tersebut. Setelah itu, mereka dibawa ke sungai di luar dojo, dan tubuh merekapun dipenuhi lumpur, sementara senyuman bahagia terpancar dari wajah mereka.


Sensei Indra: Alasan kenapa Shorinji Kempo dapat menjadi organisasi besar di Indonesia adalah dikarenakan Pelatih-pelatihnya adalah orang Indonesia, yang memahami orang Indonesia, dan mengajarkan Shorinji Kempo dengan cara yang dapat dilakukan oleh orang Indonesia. Kami mengajarkan Shorinji Kempo di Indonesia dengan disiplin yang keras.

(4 Februari 2006, pada saat HUT ke-40 Perkemi, dilaporkan oleh Toru Hatsuki, Chief Editor dari Kaiho Shorinji Kempo)
http://www.kaskus.us/showpost.php?p=368268565&postcount=3683